0

DEVELOPING ENTREPRENURIAL MINDSET

Posted by Jalan Semut on 19.41

SEMINAR BUSINESS PRACTICE 4 DEVELOPING ENTREPRENURIAL MINDSET:



How Passion and Innovation Drive Success & Basic Business Skills:
Creativity, Selling Skills and Negotiation
                Pada pertemuan kali ini Kamis, 28 April 2016 perkuliahan Business Practice 4 berupa seminar bertempat di Hotel Kartika Graha yang beralamat di Jalan Agung Suprapto No. 17 Malang. Pada seminar ini telah didatangkan tiga orang pembicara yang luar biasa, yaitu M. Arief Budiman (Passion), Ong Eric Yosua (Entrepreneurship), dan Tanadi Santoso (Innovation). Seminar ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa Asia saja, tetapi juga dihadiri oleh masyarakat umum. Seminar ini terdapat dua sesi dengan waktu yang berbeda, yaitu Sesi 1 pada pukul 08.30 – 12.00 dan Sesi 2 pada pukul 13.30 – 17.00. Pada sesi 1 wajib dihadiri oleh mahasiswa semester 4 Perguruan Tinggi Asia, sedangkan sesi 2 wajib dihadiri oleh mahasiswa semester 2 Perguruan Tinggi Asia.
PROFIL PEMATERI:
1.       M. Arief Budiman
Beliau lahir di Yogyakarta, 28 September 1970. Beliau pernah menjalani pendidikan di ISI Yogyakarta. Setelah lulus beliau sempat ditawari kerja dengan gaji Rp. 1.500.00/bulan, namun beliau menolaknya dan memilih menjalankan bisnis bersama teman-temannya, yaitu Petakumpet.
2.       Ong Eric Yosua S.E
Ong Eric Yosua lahir di Medan, 29 Oktober 1993. Ong Eric Yosua terlahir dari keluarga sederhana. Beliau sempat dipaksa berhenti kuliah karena tidak ada biaya, namun beliau tetap ingin melanjutkan kuliah dengan bekerja keras. Berkat usahanya, akhirnya beliau dapat mengenyam pendidikan entrepreneurship dengan beasiswa di Universitas Ciputra. Di tahun 2008, beliau menjadi Direktur Pemasaran Terasi Tuban Mama Tjin dan mampu meningkatkan penjualan hingga 400% dari total penjualan sebelumnya. Dan saya bisa mendapatkan perusahaan ini sebesar 50% tanpa modal uang. Tahun 2010, pada bulan September beliau mendapatkan gelar S1 dan Bulan November beliau resmi menjadi Dosen di Universitas Ciputra.
Oktober 2011, beliau mengembangkan usaha dengan bendera CV. Tikosu Internasional. Di perusahaan ini beliau merangkap owner dan direktur utama. Produk terasi beliau telah bisa didapatkan di Malaysia dan Hongkong. Dan pada 2012 beliau memiliki usaha di bidang Kontraktor dengan bendera 3B Contractor.

3.       Tanadi Santoso, MBA
Setelah menyelesaikan pendidikan civil engineering-nya di Taiwan. Tanadi Santoso membuka toko komputer pada tahun 1986 dan sampai saat ini Tanadi Santoso juga masih aktif dalam bisnis  pendidikan S1 di Malang dan Bali, program setara D1 di Malang, Madiun, dan Bali ; Perusahaan web-design, graphic, dan multimedia miliknya pun berjalan sukses di Jakarta dan Surabaya ; Sandler Training ; Gift Shop Pipiland ; Property dan beberapa binis lainnya.
Pengertian Passion
Passion adalah sesuatu yang kita tidak pernah bosan untuk melakukannya. Seseorang yang memiliki passion akan terus menerus memikirkan, built-in dalam dirinya, untuk mewujudkan sesuatu, dan ia tidak pernah akan berhenti sebelum sesuatu itu terjadi. Tiada hari tanpa memikirkannya, day and night, setiap saat, never without it. dia tidak akan pernah menyerah, never give-up.
Ia akan melakukan yang terbaik. Setiap hari merupakan hari baru yang membawa kesempatan, bring an opportunity, opportunity to do the best. Saya percaya setiap orang pasti memiliki Passion yang berbeda-beda. Mulailah menggali Passion Anda dan hiduplah dengan semangat.
Great People :
-          Janusian Thinking
Janusian Thinking adalah sebuah paradoxial thinking, berpikir dua hal yang sangat berbeda dan berlawanan, dan menerimanya menjadi satu hal yang utuh. Karena kita membutuhkan keduanya pada situasi dan keadaan yang berbeda.
-          Contrarian
Memilih jalur investasi yang berlawanan dengan arah investasi mainstream. Strateginya adalah dengan melawan arus dan memilih ceruk yang tidak banyak diambil orang, maka peluang keuntungannya bisa jauh lebih besar karena biasanya saham-sahamnya dijual murah.
-          Beautiful Enemy
Harus punya teman yang beda pendapat dengan kita tetapi kita tahu bahwa teman kita tersebut mepunyai tujuan yang baik atau mulia.
4 Alasan Sukses :
-          Keberuntungan
-          Sangat berbaat
-          Anda berbisnis pada industri yang sedang tumbuh pesat
-          Sedikit gila
4 Elemen Inovasi :
-          People
-          Value
-          Implementation
-          New idea


0

Retail Banking Dan 4 Fungsi Perusahaan di Indonesia

Posted by Jalan Semut on 19.37
STMIK ASIA MALANG











KULIAH TAMU BUSINESS PRACTICE IV 

Retail Banking Dan 4 Fungsi Perusahaan di Indonesia

NARASUMBER : Mutia Amanatillah Tasya





Pada Pertemuan Kuliah Tamu Bussines Practice 4 Kali ini Kamis 21 April 2016
yang bertempat di kampus 1 Ruang Theater STMIK ASIA Malang yang di isi oleh Bu Mutia , 
beliau adalah seorang Founding Officer di bank Bukopin dan telah lama bekerja di dunia perbankan sejak tahun 2010 hingga sekarang, Di tahun 2010 beliau juga menjabat di bagian Advertising di Radar Malang, dan telah menyelesaikan studi Ilmu komunikasi di Universitas Brawijaya Malang .
Tentang Perbankan
1. Bank
      Mengenai arti bank bisa dipastikan semua orang sudah mengerti, baik yang pernah mengenyam pendidikan di sekolah ataupun yang tidak sekolahpun pasti tahu arti umum dari bank. Meskipun tidak semua orang mempunyai tabungan di bank, tapi kata bank sering dijumpai dalam kehidupan sehari hari, seperti iklan di TV yang sering menampilkan iklan bank, atau ketika bepergian kita melihat gedung bank.
Saya rasa kita semua sepakat bahwa arti pendek dari bank adalah tempat menyimpan uang atau menabung, dan juga tempat untuk meminjam uang. Pada artikel ini akan dibahas mengenai pengertian secara lengkap, mulai asal kata bank, pengertian bank secara umum, dan pengertian bank menurut udang-undang pemerintah.
Asal dari kata bank adalah dari bahasa Italia yaitu banca yang berarti tempat penukaran uang. Secara umum pengertian bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan yang umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote.
Sedangkan pengertian bank menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
Dari pengertian bank menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 dapat disimpulkan bahwa usaha perbankan meliputi tiga kegiatan, yaitu menghimpun dana, menyalurkan dana, dan memberikan jasa bank lainnya. Kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana merupakan kegiatan pokok bank sedangkan memberikan jasa bank lainnya hanya kegiatan pendukung. Kegiatan menghimpun dana, berupa mengumpulkan dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan giro, tabungan, dan deposito. Biasanya sambil diberikan balas jasa yang menarik seperti, bunga dan hadiah sebagai rangsangan bagi masyarakat agar lebih senang menabung. Kegiatan menyalurkan dana, berupa pemberian pinjaman kepada masyarakat. Sedangkan jasa-jasa perbankan lainnya diberikan untuk mendukung kelancaran kegiatan utama tersebut.

2. Jenis-Jenis Bank

a. Bank Sentral, yaitu bank yang tugasnya dalam menerbitkan uang kertas dan logam sebagai alat pembayaran yang sah dalam suatu negara dan mempertahankan konversi uang dimaksud terhadap emas atau perak atau keduanya.
b. Bank Umum, yaitu bank yang bukan saja dapat meminjamkan atau menginvestasikan berbagai jenis tabungan yang diperolehnya, tetapi juga dapat memberikan pinjaman dari menciptakan sendiri uang giral.
c. Bank Perkreditan Rakyat (BPR), yaitu bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
d. Bank Syariah, yaitu bank yang beroperasi berdasarkan prinsip bagi hasil (sesuai kaidah ajaran islam tentang hukum riba).
3. Fungsi Bank
1. Penghimpun dana Untuk menjalankan fungsinya sebagai penghimpun dana maka bank memiliki beberapa sumber yang secara garis besar ada tiga sumber, yaitu:
a. Dana yang bersumber dari bank sendiri yang berupa setoran modal waktu pendirian.
b. Dana yang berasal dari masyarakat luas yang dikumpulkan melalui usaha perbankan seperti usaha simpanan giro, deposito dan tabanas.
c. Dana yang bersumber dari Lembaga Keuangan yang diperoleh dari pinjaman dana yang berupa Kredit Likuiditas dan Call Money (dana yang sewaktu-waktu dapat ditarik oleh bank yang meminjam) dan memenuhi persyaratan. Mungkin Anda pernah mendengar beberapa bank dilikuidasi atau dibekukan usahanya, salah satu penyebabnya adalah karena banyak kredit yang bermasalah atau macet.
2. Penyalur dana-dana yang terkumpul oleh bank disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk pemberian kredit, pembelian surat-surat berharga, penyertaan, pemilikan harta tetap.
3. Pelayan Jasa Bank dalam mengemban tugas sebagai “pelayan lalu-lintas pembayaran uang” melakukan berbagai aktivitas kegiatan antara lain pengiriman uang, inkaso, cek wisata, kartu kredit dan pelayanan lainnya.
Adapun secara spesifik bank bank dapat berfungsi sebagai agent of trust, agent of develovment dan agen of services.
1. Penyalur/pemberi Kredit Bank dalam kegiatannya tidak hanya menyimpan dana yang diperoleh, akan tetapi untuk pemanfaatannya bank menyalurkan kembali dalam bentuk kredit kepada masyarakat yang memerlukan dana segar untuk usaha. Tentunya dalam pelaksanaan fungsi ini diharapkan bank akan mendapatkan sumber pendapatan berupa bagi hasil atau dalam bentuk pengenaan bunga kredit. Pemberian kredit akan menimbulkan resiko, oleh sebab itu pemberiannya harus benar-benar teliti
1. Agent Of Trust
Yaitu lembaga yang landasannya kepercayaan. Dasar utama kegiatan perbankkan adalah kepercayaan ( trust ), baik dalam penghimpun dana maupun penyaluran dana. Masyarakat akan mau menyimpan dana dananya di bank apabila dilandasi kepercayaan. Dalam fungsi ini akan di bangun kepercayaan baik dari pihak penyimpan dana maupun dari pihak bank dan  kepercayaan ini akan terus berlanjut kepada pihak debitor. Kepercayaan ini penting dibangun karena dalam keadaan ini semua pihak ingin merasa diuntungkan untuk baik dari segi penyimpangan dana, penampung dana maupun penerima penyaluran dana tersebut.
2. Agent Of Development
Yaitu lembaga yang memobilisasi dana untuk pembangunan ekonomi. Kegiatan bank berupa penghimpun dan penyalur dana sangat diperlukan bagi lancarnya kegiatan perekonomian di sektor riil. Kegiatan bank tersebut memungkinkan masyarakat melakukan kegiatan investasi, kegiatan distribusi, serta kegiatan konsumsi barang dan jasa, mengingat bahwa kegiatan investasi , distribusi dan konsumsi tidak dapat dilepaskan dari adanya penggunaan uang. Kelancaran kegiatan investasi, distribusi, dan konsumsi ini tidak lain adalah kegiatan pembangunan perekonomian suatu masyarakat.
3. Agent Of Services
Yaitu lembaga yang memobilisasi dana untuk pembangunan ekonomi. Disamping melakukan kegiatan penghimpun dan penyalur dana, bank juga memberikan penawaran jasa perbankan yang lain kepada masyarakan. Jasa yang ditawarkan bank ini erat kaitannya dengan kegiatan perekonomian masyarakat secara umum.

3. Revormasi Bank


Paket Juni 1983 adalah kebijakan perbankan yang dikeluarkan tanggal 1 juni 1983 ini juga dikenal sebagai paket non ceiling policy dalam arti perbankan telah dibebaskan dari ketentuan batas atas (ceiling) suku bunga. Hal ini berarti bank-bank boleh menentukan suku bunga yang ditawarkan kepada masyarakat sesuai dengan pertimbangannya sendiri. Bank boleh menawarkan suku bunga kredit yang paling murah sekalipun demikian pula bank boleh menawarkan suku bunga tabungan atau deposito setinggi langit. Pertimbangannya penentuan suku bunga itu dipulangkan kepada masing-masing bank sepanjang mengikuti prnsip ekonomi yaitu sepanjang masih menjamin kelangsungan hidup bank.
Pokok-pokok kebijakan deregulasi perbankan 1 juni 1983 yakni :
1. Pagu credit (ceiling policy) dibebaskan artinya setiap bank dapat mengadakan ekspansi kreditnya menurut pengelolaan masing-masing bank asalkan bank tersebut memiliki loanable funds yang cukup.
2. Loanable funds yang bersumberkan dari kredit likuiditas dan bank Indonesia (KLBI) dibatasi dan hanya diberikan untuk kredit-kredit yang bersifat prioritas.
3. Masing-masing bank bebas menentukan tingkat bunga simpanan dan bunga pinjamannya.
PAK TO 1988 Kebijakan paket kebjakan 1 juni 1983 dalam hal mobilisasi dana serta peningkatan efisiensi perbankan menjadi dasar dilanjutkannya deregulasi di bidang perbankan. Memang, salah satu tujuan dan deregulasi di bidang perbankan adalah menciptakan suatu iklim yang mendorong terjadinya terjadinya persaingan usaha sehat diantara bank-bank untuk meningkatkan efisiensi dalam kegiatan usahanya.
Pada awal tahun 1988, keadaan perekonomian di Indonesia mulai membaik. Hal ini mendorong pemerntah untuk melanjutkan dan mempeluas lagi kebijakan deregulasi di bidang perbankan yaitu dikeluarkannya paket kebijakan 27 oktober 19988 (pakto 1988) yang merupakan titik adanya “liberalisasi dalam sector perbankan”.
Tujuan dari pakto 1988 yakni :
a. Peningkatan mobilisasi dana dan alokas dana
b. Pendayagunaan lembaga keuangan dan perbankan agar bergfunsi sebagai sarana transaksi yang dapat mendorong ekspor non minyak dan gas
c. Peningkatan efisiensi dan kemudahan pendirian bank
d. Pengendalian kebijakan moneter serta pencipataan iklim pengembangan pasar modal.
Secara umum tujuan dilancarkannya deregulasi dapat disimpulkan :
a. Penyederhaan proses berbagai kegiatan ekonomi.
b. Penekanan ongkos-ongks non produktif dalam perekonomian.
c. Efisiensi lembaga-lembaga pelaku ekonomi.
d. Pengurangan campur tangan pemerintah dalam perekonomian
e. Meningkatkan peran swasta yang lebih besar dalam perekonomian.
f. Mengupayakan membuat daya saing produk di dalam negeri lebih wajar dalam percaturan ekonomi internasional.





0

Perbedaan Perusahaan Manufaktur, Retail dan Jasa

Posted by Jalan Semut on 23.33
STMIK-STIE ASIA MALANG






KULIAH TAMU BUSINESS PRACTICE IV

NARASUMBER : Dr. David Sukardi Kodrat., MM., CPM





MANUFAKTUR

Perusahaan Manufaktur adalah perusahaan yang mengubah barang mentah menjadi produk jadi melalui proses produksi kemudian dijual kepada pelanggan.

Karakteristik Industri Manufaktur

1. Ada proses pengolahan bahan baku (row material,
    barang dalam proses) menjadi produk
    KSF: Pemilihan bahan, manajemen kualitas, EPE

2. Setiap work station akan mengkonsumsi biaya
    KSF: Mengerjakan aktivitas yang bernilai tambah

3. Revenue ditentukan oleh “Keunggulan kompetitif”
    perusahaan dalam menghasilkan produk
    KSF: Kapasitas dan jumlah produk yang diproduksi

RETAIL

Perusahaan Retail  adalah perusahaan yang usaha utamanya membeli barang dan dijual kembali kepada pihak lain melalui transaksi yang bertujuan untuk mendapatkan laba .

Karakteristik Industri Retail 

1. Perusahaan membeli barang untuk dijual kembali
    KSF: Delivery In Full On Time Error Free (DIFOTEF) -> Persediaan

2. Kesuksesan perusahaan ditentukan oleh distribusi
    KSF: Coverage, Spreading, dan Penetrasi (CSP); Display, Biz
     Inteligen

3. Revenue ditentukan oleh “saluran distribusi”
    yang digunakan perusahaan
    KSF: Struktur, Sistem, dan Strateg distribusii

JASA

Perusahaan jasa adalah perusahaan yang kegiatannya menjual atau memberi jasa kepada pihak lain atau masyarakat. Contohnya: bank, asuransi, transportasi, kantor akuntan, bengkel, salon, dan tsebagainya.
Karakteristik Perusahaan:

Perspektif Laba
1. Perusahaan jasa (sevice business), yaitu perusahaan yang
    mendapat laba, dengan menjual jasa dari sumber daya yang
    dimiliki.
2. Perusahaan dagang (trading business), yaitu perusahaan
    yang mendapat laba, dengan membeli dulu barang (dagang),
    kemudian menjualnya kembali (tanpa mengubah bentuk)
    dengan harga yang lebih tinggi.
3. Perusahaan industri (manufacturing business), yaitu
    perusahaan yang mendapat laba, dengan membeli barang
    (bahan mentah), kemudian mengolah dengan mengeluarkan
    biaya, dan setelah menjadi barang jadi dijual dengan harga
    yang lebih tinggi



Copyright © 2009 Jalan Semut All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.